Pertemuan hari ini kalau dihitung dalam kelas saya adalah pertemuan ke-27.
Namun kalau di
gelombang yang induknya atau gelombang 16 ini pertemua ke-31 atau bonus.
Omjay menyampaikan bahwa kelas akan ditambah dengan tiga kali pertemua dengan
tokoh-tokoh hebat.
Nah
salah satunya yang ditampilkan pada hari Senin malam, tanggal 14 Desember 2020
adalah bapak Dedi Dwitagama.
Beliau
adalah orang pertama kali mengenalkan blog kepada Omjay. Kejadiannya adalah
pada saat omjay dan pak Dedi ini sedang menempuh pendidikan di UNJ. Kedua tokoh
ini kala itu sedang menempuh kuliah di jenjang S2.
Narasumber
kali ini multi talenta. Berbagai bidang beliau geluti, diantaranya adalah Pendidik,
Trainer, Nara Sumber dan Motivator bidang Pendidikan, Pencegahan Penyalahgunaan
Narkoba, HIV/AIDS, Kepemimpinan, Berbicara dimuka Umum, Teknologi Informasi,
Menulis Kreatif/Creative Writing, Pendidikan Karakter dan Komunikasi/TIK.
Selain
bidang yang sudah terpampang diatas, ternyata beliau memiliki bakat juga dalam
bidang seni. Seorang tokoh yang mampu
menyeimbangkan perkembangan otak kiri dan otak kanan.
Mengapa
demikian?
“beliau
yang berlatar belakang sebagai guru matematika namun memiliki prestasi juga di
bidang seni”.
Prestasi
dalam pengembangan profesinya seperti menjadi guru berprestasi sudah beliau
raih beberapa kali. Bahkan beliau juga menjadi kepala sekolah berprestasi dalam
beberapa kesempatan.
Nah,
seperti yang tadi sudah saya sampaikan diatas, “beliau memiliki prestasi juga
dalam bidang seni, dari musikalisasi pusi, deklamasi, paduan suara, menyanyi
keroncong dan lain-lain”.
Sungguh
sosok yang mengagumkan dan menginspirasi kita semua. Disela-sela kesibukan
sebagai pengajar, trainer ternyata beliau masih aktif mengisi blog, youtube,
Instagram dan media sosial yang lainnya serta menerbitkan buku.
Marilah
kita intip keseruan bapak narasumber kita ini
1. Instagram
beliau https://www.kompasiana.com/dwitagama
2. Dokumentasi
kegiatan https://www.youtube.com/user/dwitagama
yang berisi 1.700-an video dengan hampir 2.000 subscriber
3. Dokumentasi
hobby fotografi https://fotodedi.wordpress.com/
4. Dokumentasi
jalan-jalan menikmati rejeki https://trainerkita.wordpress.com/
5. Blog yang
dimulai dari 2008 https://www.kompasiana.com/dwitagama
BLOG
adalah catatan harian yang diunggah ke internet dalam platform website yg bisa
dibaca orang sedunia. Catatan harian
yang dimaksud merupakan kejadian kesaharian yang merupakan ladang tema atau
ide. Tema atau ide ini siap untuk dikemas menjadi tulisan atau bahkan artikel
yang tersimpan dalam blog. Isi ataupun tema kembali kepada empunya.
“buat
bebaaaaas, tergantung minat dan ide pemiliknya” jelas beliau
Bebas
dalam pengertian isi dari blog tersebut sampai dengan tampilan dari blog. Semakin
bagus tampilan blog beserta isinya akan mendatangkan berbagai keuntungan dalam
kehidupan kita.
Sebagai
gambaran dari blog, narasumber bisa menyalurkan hoby fotografi ke berbagai negara.
Biaya akomodasi ditanggung oleh pihak penyelenggara atau sponsor. Bisa kita
bayangkan betapa senangnya kita, seandainya bisa jalan-jalan tanpa mengeluarkan
biaya alias gratis.
Untuk
mencapai semua hal tersebut tentu bukan hal yang mudah. Kita harus rajin
menulis, rajin membaca tulisan orang lain, rajin mencari dan menggali ide. Ide yang
menjadi trend di masyakat pasti akan membuat blog menjadi ramai pengunjung.
Tumbuhkan
rasa percaya diri untuk menulis di blog ini menjadi syarat mutlak agar blog ada
isinya.
Seandainya
ada komentar dari pembaca yang kurang mengenakan di hati bisa kita kelola/hapus.
“jadi
jangan takut untuk menulis di blog” narasumber memberikan semangat untuk
peserta pelatihan.
Maka pada kesempatan ini “materi saya malam ini adalah percaya diri dengan blog pribadi"
Apakah
blog bisa digunakan di dalam pembelajaran?
Jawaban
narasumber adalah BISA.
Pembelajaran
menggunakan blog juga sangat mungkin sekali. Guru bisa berdialog dengan peserta
didik melalui blog.
Kegiatan
pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup semua bisa dimuat di dalam blog.
Segaimana
penyataan beliau pada saat menjawab pertanyaan peserta.
Pertanyaan
dari bu Sayuti yang berasal dari Purbalingga, “Bagaimana memanfaatkan penyampaian materi
pelajaran yang menarik untuk siswa dengan blog”?
“Buat
saya blog jadi seperti dialog atau percakapan dengan murid di kelas” jawab pak
Dedi
“berlanjut
dengan tayangan video yang saya pilih, dan link soal untuk latihan atau test
serta absen kehadiran murid”, jelasnya lebih detail.
“Respon
di google form berupa isian daftar hadir dan jawaban test bisa jadi indikasi
keaktifan murid”.
Menurut
pak Dedi “hasil riset saya umumnya diatas 90 %”.
Lebih
lanjut disampaikan bahwa “sisanya biasanya karena kendala paket data atau
kesehatan murid’.
Bagaimana
supaya blog tidak sepi
“supaya blog kita dikunjungi orang, maka
kita hrs sering uploud tulisan”.
“makin sering kita menulis maka makin
banyak pengunjungnya”.
Tema atau materinya tentang apa saja,
sesuai dengan minat penulis. Lingkungan dan pengalaman yang dialami bisa
menjadi tema menarik untuk ditulis.
“Blog akan semakin menarik apabila berisi
sesuatu yang kita kuasai dan bermanfaat buat org banyak”.
“tentu saja jam terbang akan sangat berpengaruh
terhadap kemenarikan sebuah artikel di blog”. Oleh karenanya seringlah menulis
dan langsung uploud.
“masalah ada hal atau tulisan yang pelu
diedit lakukan setelah tulisan teruploud”
Kesimpulan dari pertemuan malam ini dari
pak Dedi
1. Blog
bisa jadi media untuk menaikan level percaya diri seseorang,
2. Blog
bisa juga menjadi pundi-pundi penghasilan,
3. Blog
menjadi benefit "diperjalankan" nikmati keindahan negeri plus
menginap di hotel secara gratis.
4. Blog
juga bisa jadi cara kita meninggalkan jejak. Seperti gajah mati meninggalkan
gading, harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan blog. Banyak
blog yang memiliki nama sama, namun isi blog tak akan pernah sama.
5. Blog
yang paling dahsyat bisa jadi tempat mencatat perjalanan hidup kita yang
sebentar di dunia sebelum pulang, dan ketika karya kita bermanfaat maka pahalanya akan terus mengalir/blog
berbayar surga!
Salam semangat, salam sehat, salam bahagia selalu
0 Komentar